Klasifikasi Virus (Sistem ICTV & Baltimore)

0
556

Klasifikasi virus bertujuan untuk mempermudah kita dalam mengenali, membandingkan, dan mempelajari virus. Klasifikasinya disusun berdasarkan persamaan dan perbedaan struktur tubuh serta tipe asam nukleat virus. Berbeda dengan klasifikasi makhluk hidup
yang mengikuti sistem Linnaeus, klasifikasi virus mengikuti sistem yang dikembangkan oleh ICTV* dan Baltimore.

Klasifikasi Virus Sistem ICTV

Mengikuti sistem ICTV, virus terbagi dalam lima tingkat takson, yaitu ordo, famili, subfamili, genus, dan spesies. Berikut adalah aturannya.

  1. Nama ordo virus diakhiri dengan –virales.
  2. Nama famili diakhiri dengan –viridae.
  3. Nama subfamili diakhiri dengan – virinae, dan
  4. Nama genus diakhiri dengan –virus.
  5. Nama spesies virus menggunakan bahasa inggris dan diakhiri dengan –virus.

Sampai tahun 2008, ICTV telah mengidentifikasi 5 ordo (Caudovirales, Herpesvirales, Mononegavirales, Nidovirales, dan Picornavirales), 82 famili, 11 subfamili, 307 genus, dan
2.083 spesies.

Klasifikasi virus - pengelompokan virus
Klasifikasi Virus mengikuti sistem ICTV

Klasifikasi Virus Sistem Baltimore

Sistem klasifikasi ICTV digunakan bersamaan dengan sistem klasifikasi Baltimore. Sesuai namanya, sistem Klasifikasi Baltimore dikembangkan oleh David Baltimore. Ia mengklasifikasikan virus berdasarkan mekanisme produksi mRNA virus tersebut. Klasifikasi Baltimore membagi virus ke dalam tujuh kelompok, yaitu:

  • Kelompok I : virus dsDNA adalah virus DNA rantai ganda (contoh: Adenovirus, Herpesvirus, dan Poxvirus).
  • Kelompok II: virus ssDNA adalah virus DNA rantai tunggal (contoh: Parvovirus).
    Kelompok II: virus dsRNA adalah virus RNA rantai ganda (contoh: Reovirus).
  • Kelompok IV: virus (+)ssRNA adalah virus sense RNA rantai tunggal (contoh: Picornavirus dan Togavirus).
  • Kelompok V: virus (-)ssRNA adalah virus antisense RNA rantai tunggal (contoh: Orthomyxovirus dan Rhabdovirus).
  • Kelompok VI: virus ssRNA-RT adalah virus RNA rantai tunggal dan melibatkan penggunaan enzim reverse transcriptase (contoh: Retrovirus).
  • Kelompok VII: virus dsDNA-RT adalah virus DNA rantai ganda dan melibatkan enzim reverse transcriptase (contoh: Hepadnavirus).

Perbedaan Penggunaan

Pengelompokan virus dapat berbeda walaupun ia satu spesies. Sebagai contoh, Varicella Zoster Virus (VZV) penyebab penyakit cacar air, dalam sistem klasifikasi ICTV termasuk ke dalam ordo Herpesvirales, famili Herpesviridae, subfamili Alphaherpervirinae, genus Varicellovirus. Dalam sistem Baltimore, VZV termasuk ke dalam virus kelompok I karena merupakan virus DNA rantai ganda dan tidak menggunakan enzim reverse transcriptase.

Klasifikasi virus juga dapat dikelompokkan berdasarkan jenis inang yang diinfeksinya, yaitu virus bakteri atau bakteriofage (virus yang menginfeksi bakteri); virus mikroorganisme eukariotik (virus yang mengmfeksi protozoa dan jamur); virus tumbuhan (virus yang
menginfeksi tumbuhan contohnya virus mosaik tembakau virus dan tungro): viru manusia dan hewan (virus yang menginfeksi manusia dan hewan, contohnya polio virus, rabies virus, dan HIV).

*International Comitte on Taxonomy of Viruses (Komite Internasional untuk Taksonomi Virus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.