Beranda Mikrobiologi Bagian-bagian Tubuh Virus

Bagian-bagian Tubuh Virus

Pernahkah kamu mendengar atau membaca tentang penyakit AIDS, demam berdarah, ataupun flu burung? Penyakit-penyakit tersebut disebabkan oleh virus dan sangat berbahaya. Virus diciptakan berbeda dengan bakteri atau organisme lainnya. Stuktur tubuhnya sangat sederhana. Bagian-bagian tubuh virus hanya terdiri atas 3 elemen saja, yaitu kapsid, asam nukleat, dan sampul. Namun, tidak semua jenis virus selalu memiliki ketiganya.

3 Bagian tubuh virus

Virus terlalu sederhana untuk disebut sebagai sebuah sel. Oleh karena itu, virus disebut juga sebagai organisme aseluler atau bukan sel. Mengapa demikian? Karena ia tidak memiliki ciri-ciri sel hidup seperti sitoplasma, membran plasma, dan inti sel.

Partikel lengkap penyusun virus disebut virion, tersusun dari asam nukleat yang diselubungi oleh protein pembungkus (kapsid). Penjelasan tentang bagian tubuh virus adalah sebagai berikut.

Bagian-bagian tubuh virus
Dua contoh struktur virus

Kapsid

Kapsid merupakan protein selubung atau pembungkus asam nukleat. Bagian tubuh virus yang membungkus asam nukleat virus, semacam kulit. Selain memberi bentuk dan ukuran tubuh virus, kapsid memiliki fungsi sebagai berikut.

  • Melindungi asam nukleat dari kerja enzim yang dapat merusak asam nukleat.
  • Pada permukaan kapsid terdapat bagian tertentu yang berfungsi untuk melekatkan virus pada sel inang.
  • Menyediakan protein yang memungkinkan bagi virus untuk melakukan penetrasi ke dalam membran plasma sel inang.

Asam Nukleat, bagian tubuh virus utama

Asam nukleat pada virus menyimpan informasi genetik yang diperlukan untuk sintesis protein, ini sama seperti pada organisme lain. Kebanyakan virus menyimpan informasi genetik dalam bentuk RNA rantai tunggal. Berbeda dengan organisme prokariot dan eukariot yang menyimpan informasi genetik dalam bentukhttps://en.wikipedia.org/wiki/DNA DNA rantai ganda. Hanya sedikit virus yang menyimpan informasi genetik mereka menggunakan DNA (Deoxyribonuleic acid). Mereka hanya memiliki salah satu jenis asam nukleat, DNA atau RNA saja.

Sampul (Envelope)

Tidak semua virus memiliki sampul. Bagian tubuh virus ini merupakan selubung yang mengelilingi kapsid. Komponennya berupa molekul lipid dan protein. Kedua molekul itu diperoleh dari bahan inangnya saat proses reproduksi berlangsung. Jadi, sampul virus adalah hasil modifikasi yang dilakukan oleh virus terhadap membran sel inang yang dia infeksi. Pada jenis virus tertentu, sampul memiliki tonjolan yang tersusun atas glikoprotein yang disebut spike. Fungsi “spike” adalah membantu pelekatan virus pada permukaan sel inang yang spesifik.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.