Tingkat Organisasi Biologi

Mempelajari tingkat organisasi kehidupan membantu biologiwan memahami hubungan antar organisme dan hubungan organisme dengan lingkungannya.

0
916

Biologi bukan sekedar kajian tentang organisme. Biologi juga mengkaji bagaimana hubungan antar organisme dan bagaimana organisme berhubungan dengan lingkungannya. Untuk memahami hubungan ini, biologiwan mempelajari tingkat organisasi kehidupan. Tingkat ini menyusun gambaran lengkap organisme dan bagaimana organisme cocok dengan sekelilingnya.

Baca juga: Hakikat Biologi Sebagai Ilmu

Tingkat Organisasi: Biologi Bukan Sekedar Kajian Tentang Organisme

Tingkat organisasi dalam biologi

Dunia kehidupan dapat dibagi menjadi beberapa tingkat. Mulai dari tingkat terendah atom dan molekul hingga sel, kemudian organisme dan ekosistem, dan akhirnya biosfer.

Tingkat Atom

Penyusun paling mendasar dari kehidupan adalah partikel subatom yang meliputi proton, neutron, dan elektron. Partikel-partikel subatom ini akan membentuk atom. Atom adalah bagian terkecil dari unsur yang bisa berdiri sendiri. Kajian lebih mendalam tentang partikel subatom dan atom dipelajari dalam Kimia.

Tingkat Molekul

Beberapa kelompok atom membentuk molekul. Biologi pada tingkat molekul mempelajari mikromolekul dan makromolekul pendukung kehidupan organisme. Zat-zat apa saja yang dibutuhkan tubuh atau yang berbahaya bagi tubuh. Organisasi tingkat molekul contohnya dapat kita lihat pada membran sel. Membran sel tersusun atas molekul karbohidrat, protein, dan fosfolipid. Contoh lain organisasi kehidupan tingkat molekul adalah DNA yang tersusun atas gula deoksiribosa, asam fosfat, dan basa nitrogen. DNA (Deoxyribonucleic Acid) merupakan materi genetik yang terdapat di dalam sel.

Tingkat Organisasi Sel

Molekul seperti protein dan gula membetuk sel-sel yang sangat kecil, bahan penyusun semua kehidupan. Pada tingkat sel, biologi mempelajari struktur dan fungsi sel serta proses-proses yang berlangsung di dalam sel.

Sel merupakan unit struktural dan fungsional hidup terkecil, terpisahkan dari lingkungan sekitarnya dengan dibatasi membran plasma. Oleh karena itu, ada makhluk hidup yang hanya terdiri atas satu sel (uniseluler), dan bisa hidup mandiri. Misalnya, Euglena dan bakteri.

Tingkat Jaringan

Sel membentuk jaringan. Pada tingkat organisasi ini, biologi mempelajari berbagai jenis, sifat, ciri, dan fungsi dari setiap jaringan.

Jaringan sebagai objek Biologi dipelajari dalam fisiologi. Jaringan merupakan kumpulan sel-sel yang sama dan memiliki tugas biologis tertentu, contohnya jaringan saraf. Pada manusia, sel saraf ini berjumlah jutaan. Jaringan saraf yang tersusun atas sel-sel saraf bertugas menghantarkan informasi dari otak ke seluruh jaringan lainnya.

Tingkat Organisasi Organ

Jaringan membentuk organ misalnya lambung. Dalam Biologi, tingkatan ini dipelajari untuk mengetahui fungsi, struktur, dan cara kerjanya dalam kehidupan. Contohnya pada manusia, yaitu organ otak. Otak tersusun dari beberapa jaringan yang secara bersamaan melakukan fungsi tertentu.

Tingkat Sistem

Kumpulan organ-organ yang melakukan fungsi dan tugas saling berkaitan akan membentuk sistem organ. Contoh sistem organ adalah sistem saraf, sistem pernapasan, sistem peredaran darah, dll.

Tingkat Organisme / Individu

Sistem tubuh bergabung dalam sebuah organisme atau individu. Tingkat organisasi individu mempelajari organisme secara utuh. Dipelajari bagaimana tubuh tersusun dari berbagai jenis organ yang masing-masing tersusun dari berbagai jenis jaringan. Di sini dipelajari juga hubungan kerja sama dan saling ketergantungan jaringan dan organ yang menyusun tubuh.

Tingkat Populasi

Organisme individu dari jenis (spesies) sama yang hidup di daerah yang sama membentuk populasi, contohnya populasi burung. Di suatu tempat tidak selalu dibentuk oleh satu populasi saja. Di alam, suatu wilayah akan dihuni oleh beberapa populasi organisme yang berbeda-beda.

Tingkat Komunitas

Populasi spesies berbeda yang hidup di daerah yang sama membentuk komunitas. Pada tingkat organisasi ini, dipelajari mengenai interaksi antarpopulasi dan hubungan populasi dengan lingkungannya.

Tingkat Organisasi Habitat

Habitat adalah sejenis daerah, misal bantaran sungai yang ditumbuhi alang-alang, menjadi tempat terjadinya komunitas tertentu.

Tingkat Ekosistem

Habitat, komunitas, dan bagian tak hidup dari lingkungan (tanah, air, dan sinar matahari) membentuk sebuah ekosistem. Pada tingkat ekosistem, biologi mempelajari berbagai unsur biotik dan abiotik, peran tiap unsur serta interaksi yang terjadi.

Tingkat Organisasi Bioma

Daerah seperti sungai dan padang pasir digolongkan sebagai bioma. Bioma merupakan daerah daratan yang cukup luas di bumi. Biasanya bioma ditinggali oleh jenis tumbuhan atau hewan tertentu yang dominan. Contohnya bioma gurun (misal Sahara), bioma padang rumput, bioma hutan hujan tropis, bioma tundra, dan bioma taiga.

Tingkat Biosfer

Bioma-bioma dunia membentuk zona kehidupan di bumi yang disebut biosfer, merupakan tingkat organisasi terluas.

Sekian.

Materi ini sebagai pelengkap materi: Ruang Lingkup Biologi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.