Protozoa (Protista Mirip Hewan)

Protista mirip hewan: Sporozoa, Ciliata (Infusoria), Rhizopoda (Sarcodina), dan Zooflagellata (Mastigophora).

0
178

Protista mirip hewan adalah protozoa. Protozoa berasal dari kata proto = pertama, dan zoon = hewan. Jadi, protozoa artinya hewan yang pertama hidup di bumi. Berdasarkan alat geraknya dikelompokkan menjadi: Sporozoa, Ciliata (Infusoria), Rhizopoda (Sarcodina), dan Zooflagellata (Mastigophora).

Protozoa merupakan organisme uniseluler, eukariotik, heterotrof, dan tidak memiliki dinding sel. Hidup di tempat basah yang kaya zat organik (air tawar atau air laut).

Beberapa jenis bersifat parasit dan menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan ternak. Tetapi hanya sebagian kecil yang menyebabkan penyakit pada manusia, termasuk Trichomonas yang menginfeksi organ reproduksi.

Daftar Isi

Beberapa Jenis Protozoa

Berdasarkan alat geraknya, protozoa dikelompokkan sebagai berikut.

a. Zooflagellata (Mastigophora)

Alat gerak berupa cambuk (flagellum). Falgellum juga digunakan untuk mengumpulkan makanan. Contohnya adalah Trichomonas, Trypanosoma rhodiemse, Trypanosoma cruzi, dan Leismania donovani.

b. Rhizopoda (Sarcodina)

Alat gerak berupa kaki semu (pseudopodia). Pseudopodia juga digunakan untuk memakan partikel makanan. Contohnya adalah Arcella sp., Amoeba proteus, Foraminifera, dan Entamoeba hystolitica.

Ameba - Contoh Protozoa (protista mirip hewan)
Ameba – Contoh protozoa – protista mirip hewan. Gambar dicuplik dari https://youtu.be/7pR7TNzJ_pA

Ameba tidak memiliki kaki untuk berjalan, ia hanyalah makhluk melata berbentuk gumpalan. Tetapi ia dapat mengubah bentuknya untuk dapat bergerak. “Anggota badan”-nya merupakan pemanjangan sementara yang disebut kaki semu atau pseudopodia. Untuk bergerak, ameba memanjangkan tonjolan menyerupai jari dari tubuhnya ke arah yang dituju.

Saksikan video yang menakjubkan berikut untuk melihat bagaimana Ameba bergerak.

c. Ciliata (Infusoria)

Alat gerak berupa rambut getar (cilia) yang terdapat di seluruh permukaan tubuh. Cilia juga digunakan untuk bergerak dan mengumpulkan makanan. Contohnya adalah Paramaecium caudatum, Balantidium, Vorticella, dan Stentor.

d. Sporozoa

Sporozoa tidak mempunyai alat gerak. Bergeraknya dengan cara meluncur dan hidup sebagai parasit. Contohnya adalah Monocyctis sp., Taxoplasma gondii, Plasmodium vivax, Plasmodium malariae, dan Plasmodium falciparum.

Plasmodium merupakan parasit penyebab penyakit malaria. Ia bereproduksi di dalam tubuh nyamuk tertentu, Anopheles. Kemudian, ketika nyamuk itu menghisap darah, Plasmodium berpindah. Begitu berada di dalam tubuh manusia, Plasmodium memperbanyak diri dengan membelah diri di dalam sel hati dan sel darah. Orang yang terserang malaria akan menderita panas tinggi dan menggigil yang sering dan berulang.

Baca juga: Mengapa Nyamuk Suka Menghisap Darah Manusia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.