Ciri-Ciri Makhluk Hidup Menurut Biologi

Ciri makhluk hidup menurut ilmu biologi diantaranya: memiliki kepekaan terhadap lingkungan, bereproduksi, bergerak, dan lain-lain.

Ciri-Ciri Makhluk Hidup Menurut Biologi
Batu karang ini benda mati, tapi dulunya adalah makhluk hidup.

Biologiwan menggunakan serangkaian aturan untuk menentukan apakah sesuatu termasuk makhluk hidup atau benda mati. Sesuatu dikatakan makhluk hidup jika bisa makan, bernapas, ekskresi, bergerak, tumbuh, bereproduksi, dan memiliki kepekaan lingkungan. Keenam fungsi tersebut merupakan karakteristik makhluk hidup menurut ilmu biologi.

Ciri Makhluk Hidup

Berikut adalah tujuh ciri-ciri makhluk hidup yang dapat kamu gunakan sebagai pembeda dengan benda mati.

Makan

Makhluk hidup membutuhkan energi untuk menjalankan proses penting kehidupan. Energi tersebut diperoleh dari nutrisi makanan melalui proses respirasi. Tumbuhan dan hewan mengambil makanan dari lingkungannya dengan berbagai bentuk dan cara.

Bernapas

Setiap makhluk hidup bernapas meskipun secara mekanis tidak sama dengan manusia. Pernapasan adalah proses organisme mengubah nutrisi menjadi energi. Proses ini disebut juga sebagai respirasi.

Ekskresi

Ekskresi merupakan ciri makhluk hidup. Sepanjang hidupnya, makhluk hidup menghasilkan sampah atau limbah ketika ia menghasilkan dan menggunakan energi. Limbah ini harus dibuang dari dalam tubuhnya agar tidak meracuni diri sendiri.

Gerakan

Semua makhluk hidup, mulai dari hewan yang kompleks sampai bakteri sederhana bersel tunggal melakukan gerakan. Mereka bergerak untuk mencari makanan, melepaskan diri dari bahaya, kawin dan menemukan tempat tinggal. Gerakan mereka bisa dalam bentuk terbang, berenang, berjalan, atau melata. Tumbuhan bergerak dengan cara yang berbeda. Mereka bergerak menuju cahaya dan menjauh dari gravitasi. Bergerak/gerakan adalah ciri makhluk hidup yang paling mudah dikenali.

Reproduksi

Reproduksi adalah proses menciptakan keturunan. Tujuan utama reproduksi adalah melestarikan jenisnya. Manusia dan sebagian hewan bereproduksi dengan melahirkan. Hewan reptil tidak melahirkan tetapi bertelur. Sebagian besar mikroorganisme bereproduksi dengan membelah menjadi dua bagian identik. Tumbuhan bereproduksi dengan cara menghasilkan biji yang dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru atau dengan pertunasan.

Reproduksi merupakan ciri makhluk hidup. Semua makhluk hidup dapat bereproduksi sendiri. Ada dua cara utama untuk melakukan ini, yaitu secara seksual dan aseksual. Reproduksi seksual melibatkan sel kelamin jantan (sperma) dan sel kelamin betina (telur). Kedua sel ini harus bertemu dan melebur untuk menjadi anak. Gajah, kuda, dan hewan mamalia lainnya bereproduksi dengan cara ini. Sperma jantan membuahi telur betina, kemudian anak berkembang dalam tubuh betina sebelum dilahirkan. Manusia juga bereproduksi dengan cara yang menakjubkan ini. Hewan-hewan petelur juga bereproduksi secara seksual, tetapi anaknya berkembang dalam telur di luar induknya. Tidak hanya hewan dan manusia yang bereproduksi secara seksual, tumbuhan juga dapat bereproduksi secara seksual.

Reproduksi aseksual tidak melibatkan sperma dan telur, tetapi dapat dilakukan dengan pertunasan. Mikroorganisme seperti bakteri membelah menjadi dua melalui pertunasan atau pembelahan biner.

Baca: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Kepekaan

Kepekaan merupakan ciri makhluk hidup. Setiap organisme hidup memiliki kemampuan untuk bereaksi pada hal-hal yang terjadi di sekelilingnya. Hewan dan manusia menggunakan indra penglihatan, peraba, penciuman, dan pendengaran untuk mengumpulkan informasi tentang sekeliling mereka. Itu membantu mereka bergerak dengan mudah untuk menemukan makanan atau kawin. Mikroorganisme bereaksi terhadap zat kimia yang menuntun mereka kepada makanan. Tumbuhan peka terhadap cahaya, mereka membuka bunga pada siang hari dan menutupnya saat malam tiba. Tumbuhan seperti Mimosa peka terhadap sentuhan.

Jadi, sesuatu dikatakan makhluk hidup jika bisa makan, bernapas, ekskresi, bergerak, tumbuh, bereproduksi, dan memiliki kepekaan lingkungan. Jika tidak memiliki tujuh fungsi tersebut maka sesuatu tersebut bukan makhluk hidup melainkan benda mati.

Apakah Virus termasuk makhluk hidup?

Jawabannya, tidak, karena virus tidak memiliki semua kriteria di atas. Meskipun virus dapat bereproduksi, sebagian besar ilmuwan tidak memasukkan virus sebagai makhluk hidup. Alasannya karena virus tidak memiliki ciri makhluk hidup, yaitu alat pernapasan atau ekskresi. Virus mendapatkan semua energinya dari sel yang mereka serang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.